Fri. Nov 6th, 2026

MSF Jawa

Kongregasi Para Misionaris Keluarga Kudus (MSF)

Menyatukan Doa untuk yang Dirindukan

Yogyakarta, 4 November 2026 – Pukul 16.00 WIB di Skolastikat MSF Yogyakarta dilaksanakanlah Perayaan Ekaristi mengenang jiwa-jiwa para Konfrater yang telah meninggal. Turut hadir bersama, para imam dan bruder dari tempat karya masing-masing untuk bersatu dalam doa, kasih dan kerinduan terhadap konfrater yang pernah hidup bersama. Tidak lupa, komunitas Biara Nareth juga mengundang keluarga-keluarga dari para konfrater yang telah meninggal dunia. Relasi dan kekuatan doa yang terus dibangun ini saling memperteguh dan memberikan dasar untuk menumbuhkan iman persaudaraan bersama keluarga para konfrater.

Dalam perayaan ekaristi, Romo Toni, MSF menyampaikan homili dalam bentuk sharing hidup bersama dengan Romo Darmo, MSF dan Romo Santoso, MSF. Dikatakan bahwa ikatan persaudaraan tidak pernah terputus meskipun kedua konfrater telah meninggal. Ikatan itu tetap hadir karena sebuah janji untuk saling mendoakan. Romo Toni pun yakin bahwa para Romo yang telah meninggal akan mendoakan seluruh saudara dan konfrater yang masih berjuang di dunia ini dari surga.

Sharing dilanjutkan oleh Romo Moi, MSF dan Romo Supri, MSF. Masing-masing mengatakan bahwa para konfrater telah hadir menjadi saudara atau kakak yang baik, yang menginspirasi dan meneguhkan hidup panggilan mereka untuk menjadi seorang imam misionaris. Dari Romo Moi, menyebut bahwa Romo Andre adalah kakak yang baik selama masa hidupnya, dan Romo Supri membagikan kekagumannya dengan kesederhanaan, keaktifan dan ketekunan dari Frater Aji, MSF (satu-satunya frater yang meninggal dan dimakamkan di Sasana Golgota). Terakhir ditutup dengan kesaksian Romo Supri terhadap hidup Romo Yoseph Aris Triyanto, MSF yang selalu gembira dalam misi dan perutusan.

Para Romo yang telah meninggal selalu meninggalkan kesan, inspirasi dan kerinduan yang mendalam. Semua ini menjadi alasan bagi para imam, bruder dan frater MSF untuk menyatukan doa bagi mereka yang kami rindukan, bersama para keluarga konfrater dan kerabat yang hadir.

Setelah misa selesai, seluruh imam, bruder, frater, dan keluarga diarahkan untuk menuju ke Sasana Golgota. Lilin-lilin menyala di tempat para imam, frater, dan bruder dimakamkan; bunga-bunga mulai ditaburkan dan doa dari setiap keluarga mulai menjadi satu hingga terasa lebih dekat dengan yang didoakan.

Sesudah semuanya selesai, kegiatan ditutup dengan makan malam di aula Biara Nazareth. Para tamu dari keluarga konfrater melanjutkan perjalanan untuk kembali ke rumah masing-masing dengan suasana tenang dan legowo. Para imam dan bruder MSF juga kembali ke tempat karya masing-masing untuk melanjutkan misi melayani umat dengan gembira dan menginspirasi dalam hidup beriman.

Views: 4

Bagikan...

Leave a Reply

Bagikan

Translate »